25Mei2017

English French German Italian Portuguese Russian Spanish

Bolehkah Anak Sakit Diberi Obat Warung? Featured

Written by 

Ada banyak obat yang dijual di warung untuk mengatasi sakit kepala, pilek ataupun batuk ringan. Sayangnya, kebanyakan obat tersebut lebih ditujukan untuk orang dewasa ketimbang anak-anak.

Obat seperti ini sering disebut sebagai obat bebas atau OTC (Over The Counter), yaitu obat yang dapat dibeli tanpa resep dokter. Biasanya obat bebas memiliki kandungan obat generik dan ditujukan untuk penyakit yang sering dialami masyarakat, terutama yang ringan. Pada anak-anak, obat serupa ternyata juga boleh dikonsumsi.

"Obat-obatan ini termasuk obat bebas yang dijual di warung dan apotek. Cukup aman digunakan untuk anak, yang penting orangtua kenali dulu bagaimana kondisi kesehatan anaknya," kata dr Emma Nurhema SpA, dokter spesialis anak RSUPPersahabatan.

Tapi tidak semua obat yang dijual merupakan obat bebas dan aman digunakan. Setiap obat memiliki label tersendiri seperti lingkaran hijau, biru atau merah.

Obat lingkaran merah merupakan obat keras dan harus menggunakan resep dokter, biasanya digunakan jika memang sudah tidak ada pilihan lain lagi.

Obat lingkaran biru biasanya hanya bisa didapatkan di toko obat atau apotik saja. Sedangkan obat lingkaran hijau merupakan obat bebas yang bisa didapatkan di warung-warung. Pembagian jenis label obat ini didasarkan tingkat efek samping atau toksisitas yang dihasilkan oleh obat itu sendiri.

Oleh karena itu, obat dengan lingkaran merah seperti antibiotik seharusnya tidak boleh dijual bebas. Jika obat ini dikonsumsi tanpa aturan, akan membuat kuman menjadi resisten sehingga bisa merugikan diri sendiri dan masyarakat jika menulari orang di sekitarnya. Bahkan terkadang bisa menimbulkan efek samping berbahaya.

Jadi sebelum memberi obat untuk anak, pastikan di labelnya terdapat lingkaran hijau yang merupakan obat bebas dan boleh dibeli di warung-warung. Selain itu yang tak kalah penting, usahakan membeli obat yang dikhususkan untuk anak-anak. Saat ini sudah ada banyak obat bebas yang diformulasikan untuk usia tertentu.

"Sepertinya tidak ada risiko yang berbahaya, sebab obat bebas pun kini sudah banyak yang memang diformulasikan khusus untuk anak-anak. Untuk dosis bisa disesuaikan dengan usia anak," ujar dr Emma.

Sumber : detikHealth.com

Read 594 times