27Mei2017

English French German Italian Portuguese Russian Spanish
Selasa, 18 Februari 2014 12:35

Memahami Sifat Anak Berdasarkan Urutan Lahirnya

Menghadapi pertengkaran si adik dan si kakak memang bisa membuat kita kesal dan habis kesabaran. Akan tetapi sebelum memarahi atau menghukum anak, ketahui dulu sifat-sifat anak berdasarkan urutan lahirnya. Dengan demikian kita bisa menentukan tindakan yang tepat dalam menghadapi ulah si kecil.

Anak sulung

Keuntungan: Mendapatkan seluruh perhatian dari orangtuanya sehingga bisa mendorongnya mencapai kesuksesan.

Tantangan: Apa yang menjadi kelebihan si sulung juga bisa menjadi penghambatnya. Misalnya saja, anak yang terlahir dengan bakat memimpin bisa memiliki kesulitan dalam berteman jika ia suka bersifat bossy.

Anak pertama juga cenderung perfeksionis karena mereka memberi target yang besar pada dirinya sendiri untuk sukses. Sifat ini juga bisa muncul karena mereka selalu diawasi orangtuanya sehingga sering fokus pada hal-hal kecil.

Sikap orangtua: Hindari selalu mengoreksi kesalahan anak yang sifatnya minor. Misalnya, jika dalam membereskan kamar spresinya kurang rapi tak perlu langsung merapikannya. Beri penghargaan pada usahanya dengan mengatakan "usaha yang bagus".

Tunjukkan pada anak bahwa sebagai orangtua terkadang Anda berbuat salah dan tak perlu malu minta maaf. Terima pujian dengan tulus, minta maaf jika membuat salah, dan biarkan anak memahami terkadang sesuatu tidak berjalan sesuai rencana.

Anak tengah

Keuntungan: Anak yang memiliki kakak dan juga adik bisa memetik pelajaran dari orang lain, merasa punya panutan dan juga teman bermain. Seperti anak sulung, ia juga punya potensi menjadi pemimpin dan membangun kepercayaan diri. Sebagai satu dari tiga atau lebih anak, ia akan belajar untuk berbagi, mendengarkan, dan bermain bersama.

Tantangan: Anak tengah terkadang merasa diabaikan, mereka juga sering merasa cemas dan tidak aman. Jika selama masa kanak-kanak mereka selalu merasakan ini, biasanya mereka jadi anak yang penakut.

Sikap orangtua: Anda perlu berusaha lebih keras untuk membuat si anak tengah merasa istimewa. Luangkan waktu lebih banyak hanya dengannya setiap hari, dan juga bersama-sama setiap anak lainnya. Selalu mintalah pendapatnya tentang sesuatu untuk membangun rasa percaya dirinya.

Si bungsu

Keuntungan: Seperti anak tengah, si bungsu juga mendapatkan keuntungan dari sikap orangtua yang lebih longgar dan juga memiliki kakak untuk dijadikan panutan. Mereka juga mendapat banyak pengetahuan lebih banyak dibanding anak lain yang sesusia karena memiliki kakak.  Meski punya panutan, tetapi anak bungsu sering bersikeras bisa melakukan sesuatu sendiri.

Tantangan: Karena keluarganya bersikap lebih longgar kepadanya, si bungsu bisa kesulitan menghormati kewenangan orang lain. Selain itu, karena orang lain kerap membantunya, ia cenderung jadi manja dan mengandalkan orang lain untuk masalah yang dihadapinya. Mereka juga merasa tak sehebat kakaknya meski mereka sudah belajar dari para kakak dan sebenarnya bisa lebih hebat lagi.

Sikap orangtua: Libatkan diri jika si bungsu "di-bully" kakaknya. Jika saat berkumpul para kakak mendominasi obrolan dengan tema aktivitasnya di sekolah dasar, mintalah si bungsu untuk bercerita tentang teman-teman TK.

Beri anak tanggung jawab, bahkan untuk tugas ringan, seperti membersihkan meja. Biarkan si kecil mendengar saat Anda mengingatkan si kakak bahwa mereka terlalu lama mengikat sepatu atau kesulitan saat menyusun puzzle.


Sumber : Kompas.com

Read 934 times